Minggu, 17 November 2013

Tahajud Call


Permalink gambar yang terpasang


Motivasi shalat tahhajud:

"Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada di dalam taman-taman surga dan di mata air-mata air, seraya mengambil apa yang Allah berikan kepadamereka. Sebelumnya mereka adalah telah berbuat baik sebelumnya (di dunia ), mereka adalah orang-orang yang sedikit tidurnya di waktu malam dan di akhir malam mereka senantiasa memohon ampun kepada Allah." (Qs. Az Zariyat: 15-18)

"Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Qs. Ali 'Imran [3]: 32).

Di dunia mereka sedikit sekali tidur diwaktu malam. Dan selalu memohon ampunan diwaktu pagi sebelum fajar. (QS Al-Dzariyat [51] : 17-18).

"(Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadah di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakalah yang dapat menerima pelajaran." (QS. Az Zumar: 9).

Hiduplah dalam detik-detik hari ini

Permalink gambar yang terpasang


Jangan Bersedih, Tanyakan pada diri sendiri tentang hari ini, kemarin, dan hari esok,
Tutuplah pintu kenangan masa lalu dan kenangan dimasa yang akan datang, dan hiduplah untuk hari ini

1. Akankah saya akan menunda kehidupan hari ini  karena takut akan hari esok atau karena harapan angan-angan yang indah di hari esok?

2. Akankah saya harus menjadikan hari ini menjadi hari sedemikian getir dengan membayangkan hari-hari yang getir dimasa lalu, yang telah lapuk dengan berlalunya waktu dan zaman?

3. Akankah saat bangun dipagi hari, saya telah bertekad menggunakan sebaik-baiknya hari ini dan mengambil faedah yang sebesar-besarnya dari waktu yang hanya berjumlah dua puluh empat jam kedepan?

4. Akankah saya mampu mengambil faedah dari rangkaian detik demi detik dalam kehidupan hari ini?

5. Kapan saya akan melakukan itu semua? Minggu depan? Besok? Atau hari ini?

Cobala pula tegar jika merasa sering ditimpa berbagai masalah dan musibah dalam kehidupan ini,

"(Yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rosul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: "Sesungguhnya orang-orang telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka", maka perkataan itu menambah keiman mereka dan mereka menjawab: "Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung." "(QS. Ali 'Imran: 173)

1. Tanyakan pada diri kita: Apa kemungkinan terburuk yang mungkin terjadi?

2. Persiapkan diri kita untuk menerima dan menghadapinya

3. Kemudian, hadapi dengan tenang untuk menjadikan kemungkinan terburuk itu menjadi lebih baik.


Rujukan: buku karya Dr. 'Aidh al-Qarni