Rabu, 05 Februari 2014

Bercermin terhadap orang tua


Semakin bertambah usia semakin kita bercermin terhadap orang tua, kalimat itu membuat aku lebih menilai diri sendiri dengan orang tua. Dan sekarang yang aku rasakan betapa aku ingin hidup mandiri. Aku dilahirkan anak nomer dua dari lima bersaudara, Adik-adiku sudah semakin besar, Kakak laki-laki pertama aku, fredi hanggara putra kini bekerja diluar negri. adikku, Trias sinta dewi sudah bekerja dikota purwokerto. adikku yang kedua, Mega oktavia sekarang masih duduk dikelas 2 SMP, dan adek ku yang terakhir, adli panca kusuma masih duduk di playgrup. Ayah dan Ibu ku kini tinggal diJawa, dan ditemani oleh kedua adik aku yang masih sekolah.

Semakin dewasa semakin kita ingin membahagiakan mereka. Semenjak lulus SMK aku sudah tidak tinggal bersama mereka, karena sejak itu aku sudah mulai menerjunkan diri didunia kerja. Sejak itu lah kemandirianku mulai terlihat, bekerja demi mendapatkan gaji, mengatur keuangan, dan berusaha menyisahkan cen per cen dari sisa gajihku. Pertama bekerja tidak mudah bagiku, tapi Alhamdulilah lambat laun aku mulai asik dengan pekerjaan aku ini,,^^.

Bertambah usia, semakin ingin mandiri dari mereka, seiring waktu berjalan semakin aku bisa menikmati pekerjaan aku, semakin aku bisa mengurusi segala keperluanku sendiri. Walau terkadang masih banyak kepentinganku yang belum bisa aku penuhi karena kurangnya teliti melihat pengeluaran pendapatan setiap hari. Saat pertama aku mulai bekerja dan jauh dari orang tua aku selalu diingitkan oleh orang tua supaya jangan lupa kasih kabar, sholat lima waktu, jangan telat makan, jangan lupa istirahat dan yang lainnya.

Semakin umur ini bertambah semakin pula ingin melihat mereka tersenyum dengan kesuksesan kita, masih inget sekali ketika akan mulai bekerja ibu mengantar aku, membelikan seluruh kebutuhanku, dan menengok keadaanku, “hati-hati ya kerjanya dan ibu sllu mendo’akan kebaikan untukmu”., ya ibu,,(sambil cium pipi kanan kirinya dan meneteskan air mata,,,^^), yang membuat tanti rindu ibu, ibu berpesan cepat pulang ya dan selalu kasih kabar,,, I love u ibu.

Semakin bertambah usia semakin tidak ingin membebani orang tua,  selalu inget smua pengorbanan ayah untuk anak-anaknya, tidak pernah lelah mencari nifkah, terkadang beliau harus berangkat kantor pagi dan pulang disore hari, ayah memang mengajari ketegasaan, tp sebenernya hati beliau lembut karena mungkin aku yang kurang perhatian kepada beliau, tanti sayang ayah,,

Bertambahnya usia bertambah pula semangat untuk mandiri, yang aku sedih ketika terkadang aku disibukan dengan setumpuk aktifitas dan pekerjaan ku, terkadang aku menangis terlalu sedikit aku meluangkan waktu untuk mereka, kalau ditanya ibu,” tanti sibuk kuliah yah sampe lupa kasih kabar”, mendengar itu terkadang aku tidak bisa menjawab dan tak terasa tetes air mata keluar karena merasa diri ini berdosa kurang memperhatikan mereka, ya Allah ampunilah hambah Mu ini.

Kita harus menyadari memang kita tidak bisa selamanya tinggal bersama mereka, dan aku selalu berdo’a untuk mereka, ya Allah Ampunilah dosa-dosaku dan dosa kedua orang tuaku, panjangkanlah umur mereka, semoga hambaMu ini bisa sukses semuda mungkin agar bisa membahagiakan mereka,

Alhamdulillah bersyukur karena diberikan orang tua yang selalu sayang kepada kita, ya Allah ya Rohman ya Rohim, Berikanlah limpahan berkah kepada mereka ya Allah, berikan berkah kepada keluarga hambh, keluarga-keluarga muslimin- muslimah diseluruh Indonesia dan keluarga muslim-muslimah diseluruh dunia ya Allah.

Ya Allah mudahkanlah urusan, dan karuniakanlah rejeki halal untuk mereka orang tua hambah dan orang tua seluruh kaum muslimin dan muslimat ya Allah, kabulkanlah permohonan hambah ya Allah. Aamiin ya Robbal alamin.


Selasa, 04 Februari 2014

Proyek Besar Hidupku

Proyek hidupku



Bissmilah, dengan ijin Allah aku buat proyek hidupku ini. Tidak ada yang bisa disombongkan atau dipamerkan dalam tulisan aku ini, proyek dalam tulisanku ini aku buat untuk merencanakan hidupku. Karena aku ingin hidup ini lebih mempunyai makna dan supaya tidak sia-sia. Ya Allah jauhkan dan hindarkanlah kami dari perbuatan sia-sia…

Aku diberikan jalan oleh Allah setelah lulus SMK kejuruan, aku pergi kenegara yang mana aq mendapat banyak pencerahan dan pengalaman di negri Hongkong namanya, mudah- mudahkan Allah mensukseskan aku dinegri Beton ini,Aamiin. Lewat Negara Beton ini Allah pertemukan aku dengan teman-teman yang luar biasa lewat suatu universitas, Hongkong-Indonesia, ( pokjar GITC, UPBJJ HK, naungan KJRI), Universitas Terbuka Tepatnya. Teman yang aku kagumi bukan sekedar tampilan fisik atau materi, tapi kecerdasan dan kesabarannya. Lingkungan yang terbentuk dengan fasilitas yang aku dapat membuat aku lebih merasakan ketenangan disini,,,^^

Ada kegiatan yang aku kagumi dalam aktifitas kuliahku ini, satu membaca modul, dengan membaca modul, berinteraksi langsung dengan materi perkuliahan (kewajiban belajar sebagai mahasiswa). Membaca modul salah satu aktifitas yang sangat memberikan pengetahuan yang belum pernah aku dapatkan sebelumnya, subhanallah. Bersyukur diberi kesehatan dan waktu luang untuk belajar.

Kegiatan ketiga, Tutorial Online. Dalam pembelajaran ini sangat mendorong aku untuk lebih mempelajari lebih dalam tentang materi kuliah, dan berinteraksi langsung dengan Tuton pembimbing dan teman-teman mahasiswa Universitas Terbuka dari berbagai Negara terutama Indonesia. Mahasiswa dituntut aktif mengikuti setiap diskusi dan tugas-tugas yang diberikan para Tutor pembimbing, Subhanallah. pembelajaran ini begitu penting bagi mahasiswa untuk memberdalam materi kuliah dan memberi sokongan untuk nilai hasil akhir.

Kegiatan ketiga, ujian akhir sekolah (UAS). Kegiatan ini paling penting yang harus diikuti oleh seluruh mahasiswa, dan merupakan penentu akhir dari satu semester.
Sebenernya masih banyak banget kegiatan-kegiatan di Hongkong ini. Bahkan boleh dibilang setiap minggu kami semua disini mempunyai kegiatan, karena banyak yang dari kami disini yang ikut dalam suatu organisasi.Subhanallah.

Ketika aku memutuskan untuk mendaftar diUniversitas tersebut hatiku begitu terpesona, ya Allah kampus ini begitu membuat aku tertantang untuk sukses, dan universitas ini benar-benar negri dan diakui oleh pemerintah. Walaupun aktifitas disini bukan hanya kuliah tapi aku selalu semangat untuk menuntut ilmu, dan mudah-mudahan Allah izinkan aku untuk segera meluluskan pendidikan S1 aku ini, Aamiin,,

Cita-cita saya kedepan, setelah lulus dari jurusan administrasi niaga S1 ini, aku ingin sekalii melanjutkan kuliah pascasarjana, berlanjut dinegri ginseng. Mungkin ya? Mungkiin banget insyaAllah,, kata Allah, “kun fa ya kun”. Jika Aku berkehendak, maka jadilah. Bissmillah ya Allah, Apa sih yang tidak mungkin,,^^,, jika kita rajin beribadah dan terus berusaha, insya Allah pasti dimudahkan jalannya.

Cita-citaku selanjutnya aku ingin bisa mempunya keluarga yang Qurani. Ini terinspirasi dari teman-teman ODOJ (one day one juz) yang selalu berusaha membaca, memahami dan mengamlkan Al-Qur’an, Subhanallah aku sungguh senang bisa beradara diantara mereka dengan membiasakan minimal membaca satu juz perhari. Tergabung dalam aktifitas ini aku sangat mempunyai visi selain menjadikan keluarga unggul dalam bidang akademik, juga berkarakter Qurani. Bisa terus mengkaji Al-Qur’an insyaAllah, Aamiin,,

Ya Allah inilah proyek dalam hidupku, Bimbinglah, tuntunlah aku, mudahkanlah dan jangan dipersulit ya Allah, kepada Engkau aku kembali dan menyembah. Bantu aku menjadikan hidup ini benar, dan masukanlah hamba-Mu ini kedalam golongan orang-orang soleh solehah,,, Aamiin ya Robbal’alamin..

Hongkong, 2/4/2014